Distribusi Udara Terkompresi - Atlas Copco Indonesia
Atlas Copco Indonesia - Kompresor
Our solutions
Alat & Solusi Rakitan
Solutions
Power Technique
Solutions
Kompresor
Solutions
Produk dan solusi
Solutions
Bor
Produk dan solusi
Pembangkit tenaga listrik

Distribusi Udara Terkompresi

Compressors Compressed Air Wiki Air Distribution Compressor Installations

Sistem distribusi udara kompresi yang tidak memadai bisa menyebabkan biaya energi yang tinggi, produktivitas yang rendah, dan performa sistem udara yang buruk. Sistem distribusi udara terkompresi yang baik membutuhkan tiga hal: Penurunan tekanan yang rendah antara kompresor dan titik konsumsinya, kebocoran pipa distribusi yang minimal, dan pemisahan kondensat yang efisien jika pengering udara terkompresi tidak terpasang.

Bagaimana cara menjaga agar penurunan tekanan tetap rendah antara kompresor dan titik konsumsi?

an illustration about compressor installation
Ketiga persyaratan ini terutama berlaku untuk pipa utama serta untuk konsumsi udara terkompresi yang direncanakan untuk kebutuhan saat ini dan di masa mendatang. Biaya pemasangan pipa berdimensi beserta fittingnya yang lebih besar daripada yang dibutuhkan akan lebih rendah dibandingkan dengan biaya membangun kembali sistem distribusi di kemudian hari. Penentuan rute, desain, dan dimensi jaringan sistem udara sangat penting untuk efisiensi, keandalan, dan biaya produksi udara terkompresi. Terkadang, penurunan tekanan yang besar pada saluran pipa dikompensasi dengan misalnya meningkatkan tekanan kerja kompresor dari 7 bar (e) menjadi 8 bar(e).Cara ini memberikan penghematan udara kompresi yang lebih rendah. Selain itu, jika konsumsi udara kompresi dikurangi, penurunan tekanan dan tekanan pada titik konsumsi akan meningkat di atas level yang diizinkan.

Ketiga persyaratan ini terutama berlaku untuk pipa utama, dan untuk konsumsi udara terkompresi yang direncanakan untuk kebutuhan saat ini dan di masa mendatang. Biaya pemasangan pipa berdimensi beserta fittingnya yang lebih besar daripada yang dibutuhkan akan lebih rendah dibandingkan dengan biaya membangun kembali sistem distribusi di kemudian hari. Penentuan rute, desain, dan dimensi jaringan sistem udara sangat penting untuk efisiensi, keandalan, dan biaya produksi udara kompresi. Terkadang, penurunan tekanan yang besar pada saluran pipa dikompensasi dengan misalnya meningkatkan tekanan kerja kompresor dari 7 bar (e) menjadi 8 bar (e). Cara ini memberikan penghematan udara kompresi yang lebih rendah. Selain itu, jika konsumsi udara kompresi dikurangi, penurunan tekanan dan tekanan pada titik konsumsi akan meningkat di atas level yang diizinkan.

Jaringan distribusi udara terkompresi tetap harus ditentukan dimensinya agar penurunan tekanan pada pipa tidak melebihi 0.1 bar antara kompresor dan titik konsumsi terjauh. Penurunan tekanan pada selang sambungan fleksibel, sambungan selang, dan fitting lainnya harus dipertimbangkan. Terakhir, yang paling penting adalah menentukan dimensi komponen dengan baik karena penurunan tekanan terbesar sering kali terjadi pada sambungan tersebut.

a formula for dimensioning
Panjang maksimal yang diperkenankan pada jaringan pipa untuk penurunan tekanan tertentu dapat dihitung menggunakan rumus berikut:l = panjang pipa keseluruhan (m)∆p = penurunan tekanan yang diperkenankan pada jaringan pipa (bar)p = tekanan masuk absolut (bar(a))qc = Free Air Delivery (FAD) kompresor (l/dtk)d = diameter pipa bagian dalam (mm)

Solusi terbaik mencakup mendesain sistem pipa sebagai closed loop ring line di sekitar area tempat udara kompresi akan dikonsumsi. Kemudian pipa cabang akan mengalirkan udara terkompresi dari loop ke berbagai titik penggunaan udara terkompresi. Proses ini akan menghasilkan pasokan udara terkompresi yang seragam, meskipun ada penggunaan berat yang sesekali, karena udara dialirkan ke titik konsumsi aktual dari dua arah. Sistem ini sebaiknya digunakan untuk semua instalasi, kecuali jika beberapa titik konsumsi udara yang besar berada pada jarak yang jauh dari instalasi kompresor. Rute pipa utama terpisah kemudian diarahkan ke titik-titik ini.

Apakah yang dimaksud dengan penerima udara?

Setiap instalasi kompresor dilengkapi satu atau beberapa penerima udara. Ukurannya adalah salah satu fungsi dari kapasitas kompresor, sistem pengatur dan pola kebutuhan udara dari pengguna udara terkompresi. Penerima udara menjadi area penyimpanan pendukung untuk udara terkompresi, dan akan menyeimbangkan pulsasi dari kompresor, mendinginkan udara, serta mengumpulkan kondensasi. Jadi, penerima udara harus dipasang dengan perangkat pengurasan kondensasi. Korelasi berikut berlaku pada saat menentukan dimensi untuk volume penerima. Perhatikan bahwa korelasi ini hanya berlaku untuk kompresor dengan peraturan offloading/loading.

a formula for dimensioning
V = volume penerima udara (l) qC = FAD komporesor (l/dtk)p1 = Tekanan saluran masuk kompresor (bar(a))T1 = Suhu saluran maksimum kompresor (K)T0 = Suhu udara kompresor pada penerima (K)(pU -pL) =selisih tekanan yang diatur antara Load dan Unloadfmax = frekuensi loading maksimum (1 siklus setiap 30 detik berlaku untuk kompresor Atlas Copco)
Prinsip dasar penerima udara
Pada kompresor dengan Variable Speed Control (VSD), volume penerima udara yang diperlukan sangat jauh berkurang. Ketika menggunakan rumus di atas, qc harus dianggap sebagai FAD pada kecepatan minimum. Jika kebutuhan kompresi memerlukan jumlah yang besar selama periode singkat, Anda tidak dapat secara efisien menentukan dimensi untuk kompresor atau jaringan secara eksklusif dengan pola konsumsi udara yang ekstrem ini. Penerima udara terpisah harus ditempatkan di dekat titik pengguna udara terkompresi dan dimensinya ditentukan sesuai dengan output udara maksimum. Pada kasus yang lebih ekstrem, kompresor tekanan tinggi yang lebih kecil digunakan bersama penerima berukuran besar untuk memenuhi kebutuhan udara dengan volume tinggi dalam interval yang panjang. Di sini, kompresor ditentukan dimensinya untuk memenuhi konsumsi rata-rata.
a formula for dimensioning
V = volume penerima udara (l)q = aliran udara selama fase pengosongan (l/dtk)t = durasi fase pengosongan (dtk)p1 = tekanan kerja normal pada jaringan (bar)p2 = tekanan minimal untuk fungsi pengguna udara bertekanan (bar)L = kebutuhan udara fase pengisian (1/siklus kerja)

Rumus ini tidak memperhitungkan fakta bahwa kompresor dapat memasok udara selama fase pengosongan. Aplikasi yang umum adalah menghidupkan mesin kapal yang besar dengan tekanan pengisian pada penerima adalah 30 bar. Pelajari selengkapnya tentang penerima udara dan cara menentukan ukurannya.

Merancang sistem saluran udara terkompresi

Titik awal ketika merancang dan menentukan dimensi untuk jaringan udara terkompresi adalah daftar peralatan yang menjabarkan semua pengguna udara terkompresi, dan diagram yang menunjukkan masing-masing lokasinya. Pengguna udara terkompresi dikelompokkan dalam unit yang runut dan dipasok dari pipa distribusi yang sama. Kemudian, pipa distribusi dipasok melalui riser dari fasilitas kompresor. Jaringan udara terkompresi yang lebih besar dapat dibagi menjadi empat komponen utama:- Riser- Pipa distribusi- Pipa kerja- Fitting udara terkompresiRiser mengirim udara terkompresi dari fasilitas kompresor ke area konsumsi.Pipa distribusi membagi udara ke seluruh area distribusi. Pipa kerja mengarahkan udara dari pipa distribusi ke tempat kerja.

Menentukan dimensi jaringan sistem udara terkompresi

Sistem pipa saluran udara, distribusi udara

Tekanan yang diperoleh setelah kompresi biasanya tidak pernah bisa digunakan sepenuhnya karena distribusi udara terkompresi menghasilkan beberapa penurunan tekanan, terutama karena friksi pada pipa. Selain itu, terjadi efek throttling dan perubahan arah aliran pada katup dan bengkokan pipa. Kehilangan yang disebabkan oleh penurunan tekanan ini dikonversi menjadi panas.

a formula for dimensioning
Kita perlu menentukan panjang pipa yang diperlukan untuk berbagai komponen jaringan yang berbeda (riser, distribusi, dan pipa kerja). Menggambar skala rencana jaringan sangat cocok untuk hal ini. Panjang pipa dikoreksi melalui penambahan panjang pipa yang setara untuk katup, bengkokan pipa, union, dsb, seperti ilustrasi di bawah ini.

Kita perlu menentukan panjang pipa yang diperlukan untuk berbagai komponen jaringan yang berbeda (riser, distribusi, dan pipa kerja). Menggambar skala rencana jaringan sangat cocok untuk hal ini. Panjang pipa dikoreksi melalui penambahan panjang pipa yang setara untuk katup, bengkokan pipa, union, dsb, seperti ilustrasi di bawah ini.

Sebagai alternatif dari rumus di atas, ketika menghitung diameter pipa, nomogram (diperlihatkan di bawah) dapat digunakan untuk menemukan diameter pipa yang paling tepat. Tingkat aliran, tekanan, penurunan tekanan yang diperkenankan dan panjang pipa harus diketahui untuk melakukan penghitungan ini. Kemudian pipa standar dengan diameter paling dekat dan terbesar dipilih untuk instalasi.

Panjang pipa yang setara untuk semua komponen instalasi dihitung menggunakan serangkaian fitting dan komponen pipa, serta resistan aliran yang dinyatakan dengan panjang pipa yang setara. Panjang pipa “ekstra” ini ditambahkan pada panjang semula pipa lurus. Kemudian dimensi yang dipilih di jaringan dihitung ulang untuk memastikan penurunan tekanan tidak terlalu signifikan. Bagian individual (pipa servis, pipa distribusi, dan riser) harus dihitung terpisah untuk pemasangan dengan besar.

Pengukuran aliran pada instalasi kompresor

Meteran aliran udara yang ditempatkan secara strategis memfasilitasi aliran masuk udara internal dan alokasi penggunaan udara terkompresi yang efisien di perusahaan. Udara terkompresi merupakan media produksi yang harus menjadi bagian dari biaya produksi untuk masing-masing departemen di dalam perusahaan. Dari sudut pandang ini, semua pihak yang terlibat akan diuntungkan melalui upaya pengurangan konsumsi di departemen yang berbeda.Meteran aliran yang tersedia di pasaran saat ini menyediakan semuanya, dari nilai numerik untuk pembacaan manual hingga data pengukuran yang ditampilkan langsung di komputer atau modul aliran masuk. Meteran aliran ini biasanya dipasang berdekatan dengan katup penutup. Pengukuran ring memerlukan perhatian khusus, karena meteran harus dapat mengukur aliran maju dan balik.

Pelajari lebih lanjut tentang proses pemasangan sistem kompresor di bawah ini.

Instalasi Listrik pada Sistem Kompresor
Instalasi Listrik pada Sistem Kompresor
Penempatan Kompresor dan Kondisi Kerja yang Optimal
Penempatan Kompresor dan Kondisi Kerja yang Optimal

Segala hal di dunia ini membutuhkan listrik, air, gas, dan udara bertekanan. Meskipun tidak tampak, udara bertekanan ada di sekitar kita. Dengan begitu banyaknya penggunaan dan kebutuhan akan udara bertekanan, kompresor kami hadir dalam berbagai tipe dan ukuran. Panduan ini menguraikan berbagai kemampuan kompresor, mengapa Anda patut memilihnya, dan beragam opsi yang tersedia.

 

Klik tombol di bawah untuk bantuan lebih lanjut. Pakar kami akan segera menghubungi Anda.

Artikel terkait

an illustration about compressor installation

Penentuan Dimensi Instalasi Kompresor

Sejumlah keputusan harus dibuat saat menentukan dimensi instalasi udara terkompresi untuk disesuaikan dengan berbagai kebutuhan, menghasilkan penghematan operasi maksimum, dan dipersiapkan untuk ekspansi di masa mendatang. Pelajari selengkapnya.

how to install a compressor?

Memasang Kompresor

Pemasangan sistem kompresor lebih mudah dari pada sebelumnya. Namun, masih ada beberapa hal yang harus diingat. Hal yang paling utama adalah tempat untuk menempatkan kompresor dan cara mengatur ruang di sekitar kompresor. Pelajari lebih lanjut di sini.

an air receiver

Apa itu Tangki Udara?

Tangki udara, disebut juga sebagai tangki udara terkompresi, adalah bagian integral dari sistem udara terkompresi. Pelajari selengkapnya di sini.